Selasa, 10 April 2012

Kasus-kasus Gangguan Tidur yang Aneh

Seharusnya tidur menjadi momen untuk beristirahat dan pemulihan kondisi tubuh. Namun individu-individu di bawah ini malah 'tersiksa' karena tidur.

1. Kasus Sleeping Beauty

Sleeping Beauty sebenarnya dongeng tentang putri tidur yang jatuh tertidur karena racun nenek sihir, dan hanya bisa bangun oleh sebuah kecupan dari seorang pangeran.

Di dunia nyata, Louisa Ball dari Inggris bisa dibilang menjadi 'the real sleeping beauty'. Namun, ia tak akan terbangun karena pangeran. Karena, gangguan apa pun tak bisa membangunkannya. Kasusnya yang paling parah, Louisa pernah tertidur hingga 13 hari tanpa bangun.

Louisa mengalami gangguan tidur yang disebut Kleine-Levin Syndrome. Kasusnya di dunia diprediksi tak lebih dari 1000 orang. Penderita biasanya tetap hidup seperti orang normal, namun, pada suatu waktu bisa tidur berhari-hari hingga berminggu-minggu.


2. Narkolepsi


Gangguan tidur yang satu ini sudah sering kita dengar. Ya, narkolepsi adalah suatu kondisi saat penderitanya bisa tiba-tiba jatuh tertidur meski sedang melakukan aktivitas.

Orang yang menderita narkolepsi langsung masuk ke kondisi REM - yaitu kondisi dalam tidur saat menuju alam mimpi. Hasilnya, orang tersebut tidak bisa bangun secara normal. Ia tetap asik terlelap dalam tidurnya.


3. Cataplexy


Claire Scott dari Jersey, Channel Islands tidak boleh tertawa. Mengapa? Karena setiap ibu dua anak ini tertawa, maka ia akan langsung tertidur.

Pernah suatu ketika, anak gadisnya menceritakan lelucon yang ia buat di sekolah. Cla ire langsung tertawa terbahak-bahak karenanya. Apa yang terjadi kemudian? "Hal terakhir yang saya tahu, suami saya memindahkan saya dari lantai dapur."

Diprediksi, 5 dari 10.000 orang di dunia kemungkinan menderita cataplexy seperti yang dialami Claire.


4. Somnambulistic Eating


Anna Ryan tidak pernah tahu mengapa berat badannya bisa tiba-tiba bertambah 27 kg. Ia mulai menyadari dan memeriksa ke dokter setelah merasa lelah berkepanjangan (plus kekenyangan pastinya) setiap bangun tidur. Padahal, ia merasa kualitas tidur malamnya sudah bagus.

Setelah dokter Scott Eveloff memeriksa kondisinya, barulah diketahui kalau ia menderita NSRED (Nocturnal Sleep-Related Eating Disorder) atau disebut juga SRED (Sleep Related Eating Disorder). Yaitu suatu kondisi makan banyak saat tidur tanpa menyadarinya.

Penderita NSRED bisa menguras kulkas dan menghabiskan makanan walau masih dalam keadaan tidur nyenyak.

Selain NSRED, ada juga yang disebut NES (Night Eating Syndrome). Namun, penderita NES menyadari kalau sedang makan sehingga bisa bangun dari tidurnya dan merasa aneh, mengapa tiba-tiba ada makanan dalam mulutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar