Tampilkan postingan dengan label Berita Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Geografi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Januari 2013

Jawaban dari Mitos Korban Tenggelam di Pantai selatan Jawa

Mengenakan pakaian renang warna tertentu kabarnya bahaya kalau berenang di pantai selatan Jawa, bisa-bisa diambil anak buah Penguasa gaib Laut Selatan. Mitos ini telah berkembang sejak dulu, sehingga berakar kuat dalam kepercayaan masyarakat.

Memang seringkali laporan muncul banyak orang tenggelam atau terbawa arus yang tiba-tiba seperti menarik ke lautan lepas. Pantai-pantai wisata seperti Pelabuhan Ratu dan Parangtritis begitu akrab dengan kisah misterius semacam itu.

 
 
 
Sebenarnya ada jawaban secara ilmiah yang bisa menjawab mengapa hal itu bisa terjadi. Para praktisi ilmu kebumian mengamati pantai Parangtritis selama bertahun-tahun, dan akhirnya inilah kemungkinan yang jadi penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis.

Rip current, yakni arus  balik yang merupakan aliran air gelombang datang yang membentur pantai dan kembali lagi ke laut. Arus itu bisa menjadi amat kuat karena biasanya merupakan akumulasi dari pertemuan dua atau lebih gelombang datang. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik itu tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan.

Kepala Laboratorium Geospasial Parangtritis I Nyoman Sukmantalya mengatakan, sampai sekarang informasi mengenai rip current amat minim. Akibatnya, masyarakat masih sering mengaitkan peristiwa hilangnya korban di pantai selatan DI Yogyakarta dengan hal-hal yang berbau mistis.

“Bisa dibayangkan kekuatan seret arus balik beberapa kali lebih kuat dari terpaan ombak datang. Wisatawan yang tidak waspada dapat dengan mudah hanyut,” demikian papar Nyoman.

 
 
 
 
Celakanya, arus balik terjadi begitu cepat, bahkan dalam hitungan detik. Arus itu juga bukan hanya berlangsung di satu tempat, melainkan berganti-ganti lokasi sesuai dengan arah datangnya gelombang yang juga menyesuaikan dengan arah embusan angin dari laut menuju darat.

Nyoman melanjutkan, korban mudah terseret arus balik karena berada terlalu jauh dari bibir pantai. Ketika korban diterjang arus balik, posisinya akan mudah labil karena kakinya tidak memijak pantai dengan kuat. “Karena terseret tiba-tiba dan tidak bisa berpegangan pada apa pun, korban menjadi mudah panik, dan tenggelam karena kelelahan,” lanjutnya.

Sementara staf Ahli Pusat Studi Bencana Universitas Gadjah Mada, Djati Mardianto, melanjutkan, apabila korban tetap tenang saat terseret arus, besar kemungkinan baginya untuk kembali ke permukaan. “Karena arus berputar di dasar laut sehingga materi di bawah bisa naik lagi,” ujar Djati.

Setelah mengapung, korban bisa berenang ke tepi laut, atau membiarkan diri terempas ke pantai oleh gelombang datang lain. Setidak-tidaknya, korban memiliki kesempatan untuk melambaikan tangan atau berteriak minta tolong.
 
 
 
 
 
 
Sumber: berita Bantul

Selasa, 13 November 2012

Lubang Hitam Bima Sakti Pancarkan Sinar-X dengan Lumonitas Tinggi

Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, Lubang hitam (black hole) di pusat galaksi Bima Sakti (milky way) mengeluarkan sinar-X dengan lumonitas tinggi, sekali dalam sehari.

Memang biasanya ledakan yang menyebabkan munculnya sinar-X sering terjadi di lubang hitam Bima Sakti yang disebut dengan Sagitarius A tersebut. Namun akhir-akhir ini seperti yang pernah diamati oleh teleskop Chandra-X Ray Observatory pada Bulan Februari 2012 lalu, ledakan sinar-X semakin kuat yaitu 150 kali lebih terang dari lumonitas normal lubang hitam.



Proses lubang hitam yang "memakan" asteroid dan merubahnya menjadi pancaran sinar-X.
Image credit: NASA/CXC/M.Weiss

Apa penyebabnya? Para ilmuwan sendiri tidak begitu yakin dengan pendapatnya. Nampaknya ledakan tersebut tidak akan mengalami perlambatan meskipun secara keseluruhan usia lubang hitam yang semakin lanjut akan diikuti dengan penurunan aktivitas.

Di awal tahun 2012 lalu ada peneliti yang mengatakan bahwa ledakan sinar-X di lubang hitam Bima Sakti mungkin berasal dari asteroid atau bahkan planet yang berkeliaran dan berjarak terlalu dekat dengan lubang hitam, sehingga mereka "dimakan".

Sebab pada dasarnya jika lubang hitam selesai "memakan" asteroid atau planet maka ia akan mengeluarkan gas sinar-X.

Foto false color dari daerah di pusat galaksi Bima Sakti.
Pada area tengah, terrdapat titik kecil yang memancarkan sinar-X dan itu adalah lubang hitam.
Image credit: NASA/MIT/F. Baganoff dkk

Nampaknya para astronom juga setuju dengan pendapat itu. "Karena alasan apapun, Sagitarius A makan lebih banyak," kata Michael Nowak, ilmuwan dan peneliti dari IT dan penulis di jurnal astrofisika.

"Satu teori yang makin dipercaya adalah jika asteroid begitu dekat dengan lubang hitam, lubang hitam akan meregang dan menghancurkan asteroid tersebut hingga berkeping-keping dan memakannya sampai akhirnya akan memancarkan radiasi sehingga akan timbul dedakan yang besar," tambahnya.

Para astronom mendeteksi lubang hitam melalui energi cahaya yang dilepaskan saat lubang hitam menelan materi yang ada didekatnya. Pusat galaksi dan quasar yang baru lahir merupakan tempat dimana terdapat lubang hitam yang sangat aktif. Dengan bertambahnya usia lubang hitam, mereka akan cenderung melambat dan mengkonsumsi materi lebih sedikit.

"Setiap orang bisa menggambarkan lubang hitam seperti vakum cleaner di mana ia bisa mnyedot debu yang dilaluinya," kata Frederick K. Beganoff dari MIT.


Sumber :
astronomi.us

Jumat, 09 November 2012

Hasil MAA2012: Kiamat Asteroid Bisa Dihindari Dengan Peluru Cat

Ancaman asteroid raksasa yang akan menabrak bumi dan menyebabkan kiamat jadi perhatian kalangan peminat astronomi. Baru-baru ini digelar lomba ilmiah yang disponsori Space Generation Advisory Council Perserikatan Bangsa-Bangsa, yakni "Move an Asteroid Competition 2012" (MAA2012).

Tantangan yang diberikan dalam kompetisi yang telah digelar keempat kalinya ini adalah mengidentifikasi solusi baru yang dapat menghalau obyek yang mendekati bumi, seperti asteroid, dengan aman.
 
incursionmag.com
Para ilmuwan telah mengusulkan beragam metode guna mencegah asteroid menabrak bumi. Sejumlah proposal mengusulkan misi bunuh diri dengan menabrakkan roket atau wahana antariksa ke asteroid tersebut. Saat ini, badan antariksa Eropa (ESA) juga tengah menggodok kemungkinan digelarnya misi semacam itu.

Metode lain yang diusulkan adalah meledakkan sebuah bom nuklir di dekat asteroid. Ada pula yang mengusulkan pembuatan wahana antariksa khusus yang berfungsi sebagai traktor gravitasi dan menggunakan medan gravitasi wahana tersebut guna menarik asteroid keluar dari lintasannya.

Seorang mahasiswa dari Department of Aeronautics and Astronautics di MIT, Sung Wook Paek mengirim proposal paling unik. Menurutnya peluru cat yang biasa digunakan untuk simulasi perang ternyata dapat digunakan untuk menyelamatkan bumi dari ancaman asteroid. Cukup dua lemparan jitu ke arah benda antariksa itu, asteroid yang semula mengarah ke bumi dapat dibelokkan.

Paek mengatakan bahwa asteroid yang telah dilumuri cat putih akan merefleksikan cahaya matahari dan perlahan foton yang memantul dari permukaan batu itu akan menciptakan daya yang cukup guna mendorong asteroid keluar dari jalur lintasannya sedikit demi sedikit.

Dalam proposalnya, Paek menggunakan asteroid Apophis sebagai uji kasus teoretis. Berdasarkan observasi astronomis, batu berbobot 27 juta ton itu kemungkinan akan mendekati bumi pada 2029, dan kembali lagi pada 2036.

Menurut Paek, sedikitnya butuh lima ton cat untuk menutupi seluruh permukaan asteroid raksasa yang berdiameter 450 meter tersebut. Dia menggunakan periode rotasi asteroid guna mengetahui kapan saat yang tepat melontarkan cat sehingga peluru cat pertama akan menutup bagian depan asteroid dan tembakan kedua menyelimuti bagian belakang batu antariksa itu.

Begitu mengenai permukaan asteroid, peluru akan meledak dan pecah. Cat di dalamnya akan muncrat dan melapisi batu angkasa luar itu dengan lapisan cat setebal lima mikrometer.

Berdasarkan perhitungannya, Paek memperkirakan, setidaknya butuh waktu 20 tahun agar efek kumulatif radiasi surya berhasil menarik asteroid keluar dari lintasan yang mengarah ke bumi. Dia mengatakan bahwa peluncuran peluru dengan roket biasa mungkin bukan pilihan yang ideal karena proses keberangkatan yang penuh guncangan dapat memecahkan muatannya.

Sebaliknya, Paek membayangkan peluru catnya itu dibuat langsung di antariksa, seperti di atas dek Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Setelah peluru dibuat, sebuah wahana lain dapat mengangkat beberapa butir peluru dan menjatuhkannya ke atas asteroid.

Paek menambahkan bahwa substansi yang dapat digunakan sebagai peluru bukan cuma cat. Kapsul peluru, misalnya, dapat diisi dengan aerosol.

“Ketika ditembakkan ke asteroid, aerosol dapat mengirimkan gaya tarik udara terhadap asteroid tersebut sehingga gerakannya melambat,” kata Paek. “Anda hanya perlu mengecat asteroid itu sehingga Anda bisa melacaknya dari teleskop di bumi dengan mudah. Jadi ada manfaat lain dari metode ini.”

Strategi peluru cat Paek pada dasarnya dibangun dari sebuah solusi yang diajukan juara kompetisi tahun lalu, yang mengusulkan penggunaan awan peluru padat guna menggeser arah lintasan asteroid. Paek muncul dengan proposal yang hampir sama. Dia menambahkan cat ke dalam peluru guna memanfaatkan tekanan radiasi surya, yaitu gaya yang diberikan oleh foton matahari kepada sebuah obyek.

Peneliti telah mengobservasi bahwa tekanan dari sinar matahari dapat mengubah orbit satelit geosynchronous, yaitu satelit dengan periode orbital yang sama dengan periode rotasi bumi. Peneliti lain mengusulkan agar wahana antariksa dilengkapi dengan layar yang dapat menangkap radiasi surya, mirip seperti layar perahu menangkap angin.




 
Sumber:
tempo

Kamis, 16 Agustus 2012

10 Satelit Paling Menakjubkan Yang Pernah Ditemukan Manusia

Tata surya kita memiliki lebih dari 200 bulan/satelit yang mengorbit pada planet, planet kerdil dan asteroid. Dari beberapa bulan yang ada di tata surya kita , ada banyak bulan / satelit yang memiliki fitur luar biasa.

Dan Berikut adalah 10 bulan yang paling menakjubkan yang mengorbit dalam tata surya kita: 


10. Nereid

Satelit Planet Neptunus

Nereid ditemukan tahun 1940 oleh Gerard Kuiper. Ini adalah bulan Neptunus ketiga terbesar. Nereid memiliki orbit paling eksentrik daripada satelit apapun yang ada dalam tata surya kita. Karena itu, jarak antara Nereid dan Neptunus sangat bervariasi. Pada posisi terdekat, Nereid berjarak hanya 1.354.171 km dari Neptunus. Pada jarak terjauh, Nereid berjarak 9.628.200 km .Karena posisi jauhnya dari orbit Neptunus Nereid yang membawanya, dibutuhkan 360 hari Bumi untuk menyelesaikan satu orbit penuh di planet ini.


9. Mimas
Satelit Saturnus
Bulan kecil ini ditemukan tahun 1789 oleh William Herschel.dengan Diameter rata-rata adalah 396 km. Apa yang membuat bulan dari Saturnus menonjol adalah lebarnya kawah 140 km, dan kedalaman 18 km, kawah ini bernama kawah Herschel. Kawah Herschel bukan kawah terbesar yang ditemukan pada bulan/satelit di tata surya kita, tetapi kawah ini sangat luar biasa. Kawah ini secara mengejutkan mencakup sepertiga dari permukaan Mimas, dan membuat bulan ini menyerupai bentuk Death Star dari Star Wars.


8. Iapetus
Satelit Planet Saturnus
Ditemukan pada 1671 oleh Giovanni Cassini, bulan dari planet Saturnus, Iapetus telah disebut salah satu yang paling aneh di tata surya kita.
berdiameter 914 mil, dan pasang surut terkunci dengan Saturnus. Satu hal menakjubkan tentang bulan ini adalah perbedaan mencolok dalam warna dan reflektifitas.
Setengah dari bulan berwarna gelap seperti warna batu bara, sementara separuh lainnya berwarna sangat cerah. Karena ini, dan pasang surut yang terkunci dengan planet ini, Anda hanya dapat melihat bulan ketika orbit membawanya di sisi barat dari Saturnus.
Bulan /Satelit ini juga memiliki pegunungan, atau "punggungan khatulistiwa," dengan ketinggian 18 km dan membungkus di sekitar khatulistiwa.
Ada dua teori utama tentang bagaimana pegunungan ini terbentuk - beberapa ilmuwan berpikir punggungan dibentuk pada waktu sebelumnya ketika Iapetus berputar lebih cepat daripada yang dilakukannya hari ini, yang lain berpikir punggungan terbuat dari materi tertinggal dari runtuhnya cincin Saturnus.


7. Dactyl
Satelit Astroid Ida
Ditemukan pada 1995 oleh pesawat ruang angkasa Galileo, Dactyl adalah bulan,dengan diameter sekitar 1 km, dari asteroid Ida yang berbentuk seperti kentang. Itu adalah bulan yang pertama kali ditemukan mengorbit di asteroid. Ilmuwan tidak yakin jika bulan kecil adalah bagian yang memisahkan diri dari asteroid, atau jika tertangkap oleh asteroid. Ini adalah ilmuwan pertama memiliki bukti bahwa asteroid memiliki satelit.Sejak penemuannya, lebih dari dua lusin bulan / satelit telah ditemukan mengorbit di asteorid.


6. Europa
Satelit Planet Jupiter
Europa ditemukan oleh Galileo Galilei pada Januari 1610.Hanya sedikit lebih kecil dari bulan kita sendiri. Permukaan dari Europa mencolok, dengan garis-garis gelap loreng. Banyak ilmuwan yang percaya garis di permukaan disebabkan oleh letusan dari es hangat seperti kerak perpecahan terbuka. Bulan ini ditarik grafitasi Jupiter dan 3 bulan utama, membelah kerak dan memungkinkan ini terjadi.
Sebagai indah dan menarik karena hal ini membuat Europa, itu yang ilmuwan percaya di bawah ini kerak tebal es yang membuat Europa luar biasa: sebuah laut, asin cair air.
Tidak seperti Bumi, diyakini laut di Europa cukup dalam untuk menutupi permukaan.
Sejak Europa jauh dari matahari, laut telah membeku, menciptakan kerak es setebal 190 km.


5. Enceladus
Satelit Planet Saturnus
Enceladus, bulan keenam terbesar Saturnus, telah ditampilkan di sini sebelumnya. Tapi ketika membuat daftar tentang bulan luar biasa, bulan ini pantas menerima tempat. Enceladus ditemukan pada 1789 oleh William Herschel. Ini adalah bentuk paling terang di tata surya. Hal ini mencerminkan hampir 100% dari sinar matahari menerpa permukaannya. Suhu di satelit ini juga sangat dingin, sekitar -330 ° F. Sementara ini bulan ini memiliki beberapa kawah, ada daerah lain yang menunjukkan wilayah tanpa kawah, menunjukkan peristiwa pelaburan besar di masa geologis terakhir. garis," batu-batu es seukuran rumah adalah bukti kegiatan geologi terakhir. Garis-garis harimau dari kegiatan geologi planet ini juga memuntahkan berton 2 material ke udara, yang sebenarnya membentuk cincin E Saturnus.


4. Io
Satelit Planet Jupiter
Io ditemukan pada Januari 1610 oleh Galileo Galilei. Io sedikit lebih besar dari bulan kita.Ini adalah tempat vulkanik paling aktif dalam tata surya kita. Io penuh dengan gunung berapi, di mana mereka memuntahkan material 190 mil di atas permukaan.
Biasanya, obyek seukuran Io akan menjadi tidak aktif secara geologis dalam beberapa masa, tetapi karena Io resonansi orbital dengan Jupiter, Europa dan Ganymede, hal ini tergantung pada jumlah besar pemanasan pasang surut.
Faktor daya tarik (gravitasi) Jupiter membekas begitu banyak dan kentara sehingga menyebabkan permukaan Io membentuk tonjolan atas dan ke bawah setinggi 100 meter di beberapa tempat. Pemanasan pasang surut membuat sebagian besar bawah permukaan dalam bentuk yang cair, dan memberikan kemampuan untuk terus-menerus memperbarui permukaannya.


3. Titan
Satelit Planet Saturnus
Titan,satu-satunya bulan selain bulan kita yang memiliki tanah probe pada permukaannya, ditemukan tahun 1655 oleh Christiaan Huygens. Ini adalah bulan kedua terbesar di tata surya kita. Satelit / Bulan Titan diselubungi suasana tebal dan kabur dari kadar nitrogen, metana dan etana yang banyak. Bulan ini sangat terkenal karena merupakan bulan yang memiliki awan dan suasana yang mirip planet.
Itu juga merupakan tempat lainnya di tata surya kita yang dikenal mempunyai sesuatu yang mengalirkan cairan di permukaannya, meskipun cairan di Titan adalah metan, bukan air.


2. Triton
Satelit Planet Neptunus
Triton ditemukan pada Oktober 1846 oleh William Lassell, hanya 17 hari setelah Neptunus ditemukan. Ini adalah bulan terbesar Neptunus. Bulan ini tidak biasa, karena Triton adalah bulan yang benar-benar besar dalam tata surya kita yang mengorbit dalam arah yang berlawanan rotasi planetnya - sebuah orbit retrograde.
Ini menunjukkan bahwa Triton adalah bulan yang ditangkap, karena semua satelit alami dalam orbit tata surya planet dalam arah yang sama. Masalah yang dihadapi para ilmuwan telah berusaha mencari cara seperti bulan besar bisa tertangkap (tersedot/terjebak menempel).
Triton adalah salah satu objek paling dingin di tata surya kita. Ketika Voyager 2 melakukan terbang lintas di tahun 1989, Suhu Triton diketahui -391 ° F. Itu hanya 68,67 ° F di atas nol mutlak.Voyager 2 juga menemukan Triton memiliki geyser aktif, menjadikannya salah satu dari bulan-bulan yang mempunyai geologis aktif di tata surya kita.


1. Ganymede
Satelit Planet Jupiter
Ditemukan ptahun 1610 oleh Galileo Galilei, Ganymede adalah bulan terbesar di tata surya kita. Lebih besar dari planet Merkurius, dan tiga perempat ukuran Mars. Bulan ini begitu besar, bahwa bulan/satelit itu akan dianggap sebuah planet jika tidak mengorbit pada Jupiter.
Hal yang paling menakjubkan tentang Ganymede adalah itu adalah satu-satunya bulan di tata surya kita yang menghasilkan medan magnet sendiri.
Ganymede memiliki inti besi cair yang membuat kekuatan magnet ini mungkin. Medan magnet ini tertanam dalam magnetosfer besar Jupiter. Pada tahun 1996, Teleskop Hubble menemukan suasana yang tipis oksigen mengelilingi bulan Ganymede, meskipun terlalu tipis untuk mendukung kehidupan

Selasa, 07 Agustus 2012

Ilmuwan NASA Membenarkan Matahari Sangat Mungkin Akan Terbit dari Barat

Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat.


sun rise from west Day Of Judgement: Nasa Confirms Possibility Of Sun Rising From The West


"Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu." (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya dibawah.

Dari Ibn 'Abbas, "Maka Ubai bin Ka'ab berkata, Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?"

Rasulullah menjawab: "Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat." (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).


Matahari Terbit dari Barat Dibenarkan Ilmuan Fisika dan Masuk Islam


Demitri Bolyakov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke-Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorang Demitri Bolyakov masuk Islam?

Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori modern yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut.

Akan tetapi Demitri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari Nabi SAW yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya.

Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan "Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika". Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan 'kekuatan penggerak' yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung.

Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak.

Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa 'gerak' perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit dari Barat.

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian.

Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarirah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya." (dari kitab Islam wa Qishshah).

Sumber :
kaskus.co.id

Rabu, 01 Agustus 2012

Fosil Misterius di Jebal Barez


Fosil makhluk hidup ultra raksasa yang belum teridentifikasi jenisnya ditemukan gan di Jebal Barez, sebuah wilayah perbukitan tandus di pinggiran Iran .Sebuah fosil makhluk hidup berukuran raksasa (atau bahkan mungkin ultra) yang ditemukan di kawasan Jebal Barez ini sangatlah mengagumkan. Menurut para peneliti mungkin inilah hewan purba terbesar yang pernah eksis di dunia pada masa lalu. Ukuran kepalanya saja bisa mencapai panjang 26 meter dengan ketinggian 8 meter!!! Bayangkan betapa besarnya makhluk itu.

Diperkirakan fosil tersebut mungkin muncul akibat adanya gempa bumi yang melanda Iran pada 26 Desember 2003 lalu. Reruntuhan batuan akibat gempa bumi di Jebal Barez telah membuka fosil tersebut, yang selama berjuta-juta tahun terkubur di dalam bukit-bukit tandus berbatu.

Tim Satuan Kepurbakalaan Iran yang bertanggung jawab penuh atas penggalian sepakat mereka menegaskan bahwa ini merupakan kerangka hewan raksasa tunggal. Mungkin salah satu hewan purba berjalan melata. Ukurannya pun lebih besar daripada jenis-jenis Dinosaurus yang pernah ada sebelumnya. Tapi apakah hewan ini termasuk dalam jajaran Dinosaurus atau bukan, itulah yang belum bisa diterangkan.
Mereka tidak mau berspekulasi bahwa hewan ini merupakan salah satu jajaran species Dinosaurus. Sebab dari hasil penelitian yang telah ada, umur tulang dari makhluk tersebut berusia lebih muda dari pada era Cretaceous (Beberapa fase era-era/jaman di mana para Dinosaurus pernah eksis di bumi).
Bahkan jika seandainya mereka mau berspekulasi, mungkin hewan ini bahkan hidup pada saat manusia-manusia purba telah menapakkan kaki-kaki mereka di bumi.

Mungkin makhluk tersebut termasuk dalam jajaran hewan yang berjalan melata, dan sejenis hewan amfibi.
Setidaknya, kira-kira perlu bertahun-tahun bagi para ahli arkeologi dan paleontologi untuk mengetahui secara pasti mengenai identitas makhluk misterius tersebut. Mengenai kapan periode hidupnya, mungkin inilah pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu. Karena dengan mengetahui kapan masa periode makhluk ini eksis, pengidentifikasian selanjutnya mungkin akan jauh lebih mudah dilakukan
 
 

Misteri Laut Setan di Jepang yang Sangat Menakutkan

Sebenarnya,ada suatu perairan di Jepang yang sangat berbahaya bagi aktivitas pelayaran dan penerbangan,sama bahaya dengan Segitiga bermuda/Bermuda Triangle yaitu Japan Devil’s Sea/Laut Setan.


Perairan ini adalah merupakan daerah lautan tenang di Laut Pasifik, 100 KM sebelah selatan Tokyo, yang terletak diantara pulau Ivojima dan Pulau Miyake,tetapi kurang begitu terkenal dibanding Segitiga Bermuda, barangkali karena letaknya yang jauh dari daratan Jepang.Sementara itu Segitiga Bermuda sangat akrab bagi kalangan pelaut Amerika, yang pada gilirannya menelan banyak kapal dan pesawat.

Kendati demikian,Laut Setan dekat daratan Jepang itu juga bertanggung jawab atas hilangnya beberapa kapal dan pesawat. Antara tahun 1950 dan 1954, didaerah ini telah hilang tidak kurang dari 9 kapal besar tanpa meninggalkan bekas. Pemerintah Jepang sangat menaruh perhatian terhadap daerah ini,dan mengumumkan bahwa ia merupakah daerah berbahaya dan tidak boleh didekati. Pada tahun 1955 pemerintah Jepang mengirim ekspedisi dengan membawa sejumlah pakar menuju daerah tersebut dengan menggunakan kapal Kawamaru. Malangnya Kawamaru lenyap tanpa pesan.

Seorang sarjana Amerika,Ivan Sanderson,yang sangat tertarik dengan semua keanehan tersebut,berusaha melihat letak Segitiga Bermuda dan Japan Devil’s Sea dalam peta. Ternyata dia melihat bahwa kedua daerah tersebut terletak persis digaris bujur antara 30 dan 40 derajat sebelah utara khatulistiwa,luasnya hampir sama
 
 
Melalui kesimpulan ini Sanderson melanjutkan pengamatannya pada hal-hal lainnya, dan dia menemukan bahwa terdapat 12 daerah di dunia ini yang sejenis dengan itu. Dua diantaranya di kutub utara dan kutub selatan, sedang sepuluh lainnya terbagi dalam dua jajar, jajaran pertama terletak pada garis bujur 40 derajat sebelah utara, dan jajaran kedua terletak pada garis bujur 40 derajat sebelah selatan khatulistiwa.

Masing-masing tempat terpisah sekitar 72 derajat pada garis lintang. Tempat-tempat tersebut disamping didua kutub utara dan selatan, antara lain adalah dua daerah yang terletak didaratan. Satu di uatara Gurun Pasir Besar Afrika, dan satu lagi di daerah pegunungan barat laut India.

Sanderson mengamati bahwa sebagian besar daerah tersebut memiliki kemiripan satu sama lain, antara lain, dalam letaknya yang berada dikawasan yang mana bertemu arus panas dan dingin, dan bahwasanya tempat2 tersebut dipandang sebagai titik-simpul, karena ia mengarahkan arus air atas dan bawah pada arah yang berlawanan, dan dengan suhu yang berbeda tersebut, dapat menimbulkan gelombang magnetic yang menjadi biang keladi bagi semua kecelakaan itu.Akan tetapi teori Sanderson ini tidak dibangun atas suatu dalil.
Tidak ada suatu apapun yang membuktikan bahwa pertemuan dua aliran air yang berlawanan arah dan dengan suhu yang berbeda dapat menghasilkan gelombang magnetis didalam bumi.

Selain itu, teori Sanderson juga tidak menginprestasikan cara kerja “Kuburan Setan” yang terletak didaratan.Yakni,dua dikutub utara dan kutub selatan, yang ketiga disebelah utara Gurun Besar Afrika, dan yang keempat di pegunungan barat-daya India.

Lebih jauh lagi,teori tersebut gagal menjawab pertanyaan,mengapa kapal-kapal yang menjadi korban ditempat-tempat seperti itu ditinggalkan penumpangnya begitu saja, dan kemana pula mereka pergi? Lalu, peristiwa apa pula yang kelihatannya demikian menakutkan mereka,sehingga mereka meninggalkan kapalnya?
 
 

Kamis, 05 April 2012

Cuplikan Misteri segitiga bermuda "Video"

CUPLIKAN MISTERI SEGITIGA BERMUDA SEGMEN 3 - YouTube


0Unsaved Playlist Return to active list

    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more
    to add this to a playlist