Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

Kapal Hantu The Flying Dutchman

Pernah dengar The Flying Dutchman? Inilah legenda urban, sebuah kisah kapal hantu yang boleh jadi paling populer. Apalagi namanya sering disebut dan dipakai dalam berbagai film.

Menurut sakibul hikayat, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi tujuh lautan selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari kejauhan , kadang-kadang disinari dengan sorot cahaya redup.
gardenofeaden.blogspot.com
Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa sumber, Legenda ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel The Phantom Ship (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda Het Vliegend Schip (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Rmer.

Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan The Flying Dutchman on Tappan Sea oleh Washington Irving (1855).

Beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa pada abad 17 seorang kapten Belanda bernama Bernard Fokke (versi lain menyebut kapten Ramhout Van Dam atau Van der Decken) mengarungi lautan dari Holland ke pulau Jawa dengan kecepatan luar biasa.

Ia dicurigai meminta bantuan iblis untuk mencapai kecepatan tadi. Namun di tengah pelayarannya menuju Cape of God Hope tiba-tiba cuaca buruk,sehingga kapal oleng. Lalu seorang awak kapal meminta supaya pelayaran dihentikan .

Tetapi sang kapten tidak mau ,lalu dia berkata aku bersumpah tidak akan mundur dan akan terus menembus badai untuk mencapai kota tujuan , atau ia beserta semua awak kapal akan terkutuk selamanya.

Tiba -tiba badai menghantam kapal itu sehingga mereka kalah melawan alam. Dan terkutuklah sang Kapten bersama para anak kapalnya itu menjadi jasad hidup dan berlayar di tujuh lautan untuk selama-lamanya.

Konon , Kapal tersebut dikutuk untuk melayari 7 samudera sampai akhir zaman. lalu cerita itu menyebar sangat cepat ke seluruh dunia.

Sumber lain juga menyebutkan munculnya penyakit berbahaya di kalangan awak kapal sehingga mereka tidak diijinkan untuk berlabuh dipelabuhan manapun .

Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah berlabuh/menepi. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.

Selama berabad abad, legenda The Flying Dutchman menjadi sumber inspirasi para sastrawan dan novelis. Sejak tahun 1826 Edward Fitzball telah menulis novel The Pantom Ship (1837) yang diangkat dari pengalaman bertemu dengan kapal seram ini.
Banyak pujangga terkenal seperti Washington Irving dan Sir Walter Scott juga tertarik mengangkat legenda ini.


Pengakuan Masyarakat
Banyak saksi yang mengaku telah melihat kapal hantu ini. Pada tahun 1939 kapal ini terlihat di Mulkzenberg. Pada tahun 1941 sekelompok orang di pantai Glencairn menyaksikan kapal berlayar yang tiba tiba lenyap ketika akan menubruk batu karang.
Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat oleh awak kapal laut militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan agustus 1942.
 jimsworldandwelcometoit.com 
Bahkan ada suatu catatan kisah tentang pelayaran Christoper Columbus,waktu itu awak kapal Columbus melihat sebuah kapal terkatung katung dengan layar mengembang. Setelah melihatnya, awak kapal tersebut langsung tewas.

Mitos akhir-akhir ini juga mengisahkan apabila suatu kapal modern melihat kapal hantu ini dan awak kapal modern memberi sinyal, maka kapal modern itu akan tenggelam / celaka.

Bagi seorang pelaut , pertemuan yang tak diduga dengan kapal hantu The Flying Dutchman akan mendatangkan bahaya bagi mereka.

Beberapa Laporan Penampakan The Flying Dutchman yang sempat didokumentasikan :

1823 : Kapten Oweb , HMS Leven mengisahkan telah dua kali melihat sebuah kapal kosong terombang ambing ditengah lautan dari kejauhan , namun dalam sekejap mata kapal tersebut kemudian menghilang.

1835 : Dikisahkan pada tahun itu , sebuah kapal berbendera Inggris yang terkepung oleh badai ditengah samudera, didatangi oleh sebuah kapal asing yang disebut-sebut sebagai Kapal Hantu The Flying Dutchman , kemudian secara tiba-tiba kapal asing tersebut mendekat dan seakan-akan ingin menabrak kapal mereka , namun anehnya sebelum keduanya saling berbenturan kapal asing tersebut kemudian lenyap seketika.

1881 : Tiga orang anak kapal HMS Bacchante termasuk King George V telah melihat sebuat kapal tak berawak yang berlayar menentang arus kapal mereka. Keesokan harinya , salah seorang daripada mereka ditemui mati dalam keadaan yang mengerikan.

1879 : Anak kapal SS Pretoria juga mengaku pernah melihat kapal hantu tersebut.

1939 : kapal ini terlihat di Mulkzenberg , beberapa orang yang menyaksikannya terkejut kerana kapal usang tersebut tiba-tiba menghilang.

1941 : Beberapa saksi mata dipantai Glencairn melaporkan sebuah kapal usang yang menabrak batu karang dan terpecah belah , namun setelah dilakukan penyelidikan di TKP , tidak ada tanda-tanda dari bangkai kapal tersebut.

1942 : Empat orang saksi telah melihat sebuah kapal kosong memasuki perairan Table Bay kemudian menghilang.Seorang pegawai telah mendokumentasikan penemuan tersebut di dalam catatan hariannya.

1942 : Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat oleh awak kapal laut militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan agustus 1942.

1959 : Awak kapal Straat Magelhaen kembali melaporkan melihat sebuah kapal misterius yang terombang-ambing ditengah lautan dalam keadaan kosong dengan teleskopnya.


Cara Menangkalnya
Konon, ada suatu cara untuk mengelak dari kemungkinan berpapasan dengan kapal hantu tersebut. Caranya dengan memasang tapal kuda di tiang layar kapal sebagai perlindungan.

Minggu, 09 September 2012

Hidup Hanya 6 Jam Tapi Menyelamatkan 2 Nyawa

Sebuah kisah yang dikutip dari Gifts From The Heart From Women karangan dari Karen Kingsbury yang cukup mengoyak rasa. Semoga Anda semua bisa menikmati salah satu kisah inspiratif berikut ini dan menjadi sedikit dari bahan perenenungan kita tentang hidup ini.



Ilustrasi

Ada pasangan suami istri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang aborsi,karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.

Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman-teman dan sahabat-sahabat, serta lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka.

Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki-laki dan perempuan. Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi.

Bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki-laki. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.

Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depresi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya, tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki-lakinya.

"Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut,dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan.

Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah. Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini.

Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian.

Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain?

Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus berdo’a kepada Tuhan. Pada mulanya,mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri.

Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya.

Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.

Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis.

Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya. Tidak ada kata-kata di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne), mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja. Kakak Anne, Jeffrey Pun menangis…

Sungguh tidak ada kata-kata yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka. Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne.

Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam…..

Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tersebut bahwa donor tersebut berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian.

Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya…

Sesungguhnya, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar-benar penting adalah apa yang telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain.


Sumber :
jadiberita.com

Selasa, 17 April 2012

Google Earth mempertemukan Ibu-Anak setelah 25 tahun

Di tahun 1986, Saroo Brierley (saat itu berumur 5 tahun) ikut kakak laki-lakinya naik kereta. Karena kelelahan, Saroo tertidur selama 14 jam. Saat bangun, ia kaget sudah terdampar di sebuah kota besar (Calcutta) sementara sang kakak tak kelihatan ada di sampingnya.

Terdampar di kota besar yang asing, bocah sekecil ini jadi gelandangan. Ia tak mungkin kembali ke rumah, maklum usianya masih sangat kecil.
Untunglah Saroo dipungut oleh petugas dari rumah yatim piatu. Kabar tentang kakaknya sudah tak jelas, hingga belakangan baru mengetahui sang kakak diketemukan mati di atas rel oleh petugas beberapa bulan setelah terpisah. Jalan hidup Saroo berubah ketika sebuah keluarga mengadopsi dan membawanya ke Australia.

Hidup bersama ayah dan ibu baru, jauh meninggalkan negeri kelahiran, tak menghapus ingatan Saroo akan ibunya tercinta.

Setelah dewasa, Saroo mencoba mencari jejak keluarganya yang hilang dengan bantuan aplikasi Google Earth. Ia menghitung perkiraan jarak tempuh kereta dengan lama waktu tertidur.

Yang masih diingat hanya satu hal. "Saya mencari air terjun tempat saya dulu kecil biasa bermain," ucapnya kepada BBC.
Akhirnya, setelah yakin dengan hitungan kira-kiranya, Saroo terbang ke Khandwa. Ia merasa desa ini adalah kampung halamannya. Dengan bantuan penduduk lokal di desa tersebut, ia akhirnya dipertemukan kembali dengan ibunya - yang untungnya masih hidup.

Betapa mengharukan, setelah berpisah selama 25 tahun, akhirnya anak dan ibu ini kembali bertemu.

Senin, 19 Maret 2012

Seorang wanita yg tinggal dalam keranjang

Seorang wanita dari Changzhi bagian utara provinsi Shanxi, China, selama 16 tahun hidup di dalam sebuah keranjang. Mo Hongping tinggal di sebuah keranjang berukuran panjang 1,2 meter dan lebar 0,5 meter sejak usianya 11 tahun. Menurut ibunya Wang Xiuhua, ketika Mo berusia 20 hari dia mengalami demam yang sangat parah.




Namun, mereka tidak bisa pergi ke rumah sakit, karena saat itu sedang musim dingin dan jalan di daerahnya tertutup salju. Ketika mereka akhirnya bisa ke rumah sakit, Mo didiagnosa mengalami meningitis.

Meski Mo akhirnya selamat, sejak saat itu dia selalu mengalami kejang-kejang dan mengalami masalah pertumbuhan tubuh. Pada saat musim panen tiba, Wang meletakkan Mo ke dalam sebuah keranjang dan dia sangat terkejut ketika melihat putrinya tampak bahagia.

"Sejak saat itu kami mengetahui bahwa keranjang tersebut dapat membantunya mengurangi rasa sakit di tubuhnya. Hingga akhirnya dia kini tinggal di dalam keranjang tersebut yang kini sudah dilengkapi dengan roda," jelas Wang.

sumber 

Kamis, 02 Februari 2012

Kisah Seorang Cleanning service KFC Menjadi Bos Rocket Chicken

Bekerja sebagai cleaning service merupakan awal mimpinya untuk hidup mandiri dan dapat membiayai kuliah. Namun, karena kesibukannya bekerja sebagai cleaning service di restoran cepat saji tersebut, Nurul Atik harus mengubur impiannya dalam-dalam untuk melanjutkan pendidikannya. Ia malah membangun sendiri usaha makanan cepat saji yang kini sukses.

http://photo.kontan.co.id/photo/2011/03/21/1985034557p.jpg

Anda pasti pernah mendengar ungkapan: “Orang yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.” Ungkapan ini mungkin cocok disematkan bagi seorang Nurul Atik. Pria asal Jepara ini menapaki kesuksesan dari jalan berliku.

Mantan cleaning service ini sekarang memiliki Rocket Chicken, perusahaan waralaba di bidang makanan cepat saji. Kini, ia memiliki 83 mitra di seluruh Indonesia. Ia mendapat pembayaran biaya royalti hingga Rp 100 juta dari para mitra.


Sebelum menjadi Presiden Direktur Rocket Chicken, Nurul bekerja sebagai seorang cleaning service di California Fried Chicken (CFC) di Semarang, Jawa Tengah. Dari seorang tukang bersih-bersih resto cepat saji, kini dia menjadi bos resto cepat saji milik sendiri.

Kisah Nurul dalam menapaki dunia kerja berawal ketika ia lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA), 20 tahun lalu. Lantaran ingin meringankan beban orang tua, Nurul pun berencana untuk melanjutkan kuliahnya dengan biaya sendiri.

Sempat menganggur selama setahun mencari pekerjaan, Nurul akhirnya diterima bekerja di CFC di Jalan Pemuda Semarang. Nurul bekerja sesuai dengan profesi yang dibutuhkan pada saat itu yakni sebagai cleaning service alias tukang bersih-bersih di restoran cepat saji itu.

Selama tiga bulan, Nurul menjadi karyawan dengan status trainee. Gaji pertama Nurul sebagai cleaning service pada saat itu hanya Rp 35.000 per bulan. Ia harus membagi gaji itu untuk kebutuhan makan, kos, dan biaya transportasi. Dengan jumlah gaji yang pas-pasan tersebut, sering ia harus berutang pada rekan-rekannya di CFC.

Karena kinerjanya yang bagus, ia kemudian diangkat menjadi pegawai tetap. Selang tiga bulan berjalan, akhirnya Nurul diangkat menjadi tukang cuci piring selama empat bulan.

Ia cepat bergeser ke posisi juru masak selama empat bulan. Karena kinerjanya semakin hari semakin baik Nurul diangkat lagi menjadi kasir selama enam bulan. Tak hanya sampai di situ, Nurul lalu naik pangkat menjadi seorang supervisor selama satu tahun.

Nurul juga mengecap posisi sebagai asisten manajer selama dua tahun di perusahaan yang sama. Karena kekosongan di bagian audit, Nurul kemudian menggantikan posisi tersebut selama tiga bulan. Tak memerlukan waktu yang lama, pria yang kini berusia 42 tahun ini mengecap posisi manajer areal selama dua tahun.

Posisi manajer areal mengharuskan Nurul berkeliling dari kota satu ke kota yang lain untuk memberikan pelatihan kepada karyawan-karyawan baru mulai dari berbagai kota di Jawa Tengah seperti Semarang, Magelang, dan Solo, hingga Yogyakarta.

Dengan kesibukannya bekerja di restoran cepat saji tersebut, Nurul mengubur dalam-dalam impiannya untuk melanjutkan pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi. “Pada saat menjadi cleaning service, ternyata jam kerjanya shift sehingga saya tidak bisa membagi waktu antara kerja dan keinginan untuk kuliah,” tutur Nurul.

Namun, ia tak putus asa. Nurul mempunyai jurus jitu dalam menghadapi tantangan yang ada di depan mata. “Setiap melangkah kita harus memiliki niat yang kuat dan harus ditekuni,” tandas Nurul.

Ia juga mengungkapkan, dalam menjalankan segala kegiatan harus dilandasi dengan percaya diri dan semangat. Menurutnya, ia mendapat banyak pelajaran selama bekerja di restoran cepat saji CFC. Ia banyak mendapat ilmu dari rekan-rekannya yang berkerja di tempat tersebut, dari mulai menghargai hidup sampai pada pengelolaan restoran.

Pada saat bekerja sebagai cleaning service di CFC, Nurul memang tidak memikirkan jumlah pendapatan atau gaji yang ia terima. Ia hanya terus berpikir untuk bekerja sambil belajar apa saja yang didapatnya kala itu.

Karena keinginan yang kuat untuk hidup mandiri itu, Nurul memutuskan mencoba hidup mandiri dengan niat mendirikan usaha sendiri. “Orang tua pun mendukung sepenuhnya apa yang telah menjadi pilihan saya, hidup mandiri,” tandas Nurul.

Jiwa wirausaha tidak bisa dipisahkan dengan sosok Nurul Atik. Walau sudah berada pada posisi yang nyaman di sebuah restoran cepat saji, Nurul memutuskan membuka usaha dengan mereknya sendiri, Rocket Chicken. Cuma butuh waktu setahun, restoran yang menjual fried chicken ini sudah mengembang sampai 83 mitra.

Dengan gaji yang pas-pasan yang ia terima ketika menjadi cleaning service membuat Nurul Atik harus memutar otak agar ia bisa memenuhi kebutuhan saban bulannya. Tak jarang, ia harus meminjam uang dari rekan kerjanya di California Fried Chicken (CFC). Ia juga kerap meminta tambahan uang ke orang tuanya.

Untuk menghemat biaya hidup, Nurul pun harus mencari tempat kos yang jaraknya sekitar lima kilometer dari tempatnya bekerja. Tak jarang dengan alasan pengiritan, ia memilih berjalan kaki sampai satu kilometer. “Kalau sudah lelah, saya baru naik angkot,” ujarnya mengenang.

Kamar kos Nurul juga tak kalah memprihatinkan. Dengan luas 3X3 meter, kamar sewaan itu tak dilengkapi dengan kasur dan perabot lainnya. Kondisi seperti itu dilakoni Nurul kurang lebih selama lima bulan, sampai ia mendapat mess dari kantornya.

Buka usaha
Seiring karier yang terus menanjak serta kondisi ekonomi yang terus membaik, pada usia 29 tahun, Nurul pun memutuskan menikah dengan Emy Setiawati, seorang karyawan di sebuah swalayan di Yogyakarta yang baru dipacarinya dua bulan. “Saat itu, saya sudah menjadi manager di CFC Yogya,” ujar Nurul.

Meski begitu, gaji yang diterima Nurul tak mampu memenuhi kebutuhan selama satu bulan. Apalagi menyusul kemudian pasangan Nurul dan Emy dikarunia momongan. Makanya, setelah melahirkan anak pertama mereka, Emy membantu perekonomian keluarga dengan membuka usaha roti.

Meski posisinya cukup baik di tempat kerjanya, keinginan Nurul untuk membuka usaha sendiri rupanya tak pernah padam. Puncaknya terjadi ketika krisis keuangan melanda Tanah Air tahun 1998, Nurul memutuskan keluar dan membuat usaha sendiri.

Nurul merasa waktu 10 tahun bekerja sudah cukup untuk berguru di restoran cepat saji Amerika Serikat itu. “Saya mantap keluar karena ingin mandiri,” ujarnya.

Pada saat yang sama, seorang kawan mengajak Nurul membuat restoran makanan cepat saji yang mengusung ayam goreng (fried chicken). Ide tersebut muncul karena pada waktu itu membuka restoran cepat saji atau fast food menjadi tren di kalangan masyarakat.

Berbekal pengalamannya, Nurul mantap menerima ajakan temannya. Ia kemudian bertindak sebagai pengembang bisnis, sementara temannya mengurusi permodalan. Usaha keras mereka membawa hasil. Bisnis mereka cepat mengembang. Saat ini, Nurul telah memiliki 86 cabang.

Seiring berjalannya waktu, lelaki kelahiran Jepara, 25 Juni 1966 ini kembali merasa gelisah. Ia tergelitik mengibarkan bendera usaha dengan membuat restoran fried chicken sendiri. Kali ini dengan potensi pasar yang berbeda dengan usaha sebelumnya yang menyasar pasar menengah atas.

Pilihannya jatuh ke pasar menengah bawah. Selain pasarnya lebih besar, segmen tersebut juga belum tersentuh restoran fast food lokal maupun asing. Pada 21 Februari 2010, Nurul lantas mendirikan usaha sendiri dengan nama Rocket Chicken di Jalan Wolter Monginsidi, Semarang.

Perkembangan bisnisnya ini di luar perkiraan Nurul. Antusias masyarakat menyambut bisnis makanan cepat sajinya sangat cujup menggembirakan. Baru setahun berjalan, Nurul memiliki 83 mitra. Dengan sistem waralaba, Nurul mengembangkan bisnisnya tampa mengeluarkan modal uang sepeser pun. “Semuanya hanya didasarkan pada kepercayaan saja,” ujarnya.

Beruntung, kebanyakan mitranya adalah orang-orang yang mengenal dan tahu sosok Nurul yang telah berpengalaman dalam bisnis ayam krispi ini. “Saya cuma jual nama saja, outlet awalnya tak punya,” tandas Nurul.

Bersama mitranya, ayah tiga anak ini hanya menekankan agar menjalankan bisnis dengan kerja keras, tekun serta jujur. Bila itu menjadi landasan, Nurul yakni bahwa usaha mereka akan membawa amanah. Tak cuma bagi karyawan, tapi juga pemilik usaha franchise ayam krispi Rocket Chicken.

Seorang Pria di temukan masih hidup setelah terkubur selama 8 thn

Ratusan orang rela berjalan jauh ke desa Hluleka di Transkei, Afrika Selatan hanya untuk mendengar cerita seorang supir taksi minibus yang mengaku kembali dari kematian 8 tahun setelah ia dikuburkan.



Fakta sebenarnya masih misterius bagaimana Nkosinathi Ntsente (39 tahun) yang ditembak mati pada tahun 2001 dan dikuburkan oleh khalayak hingga ditemukan sedang berkeliaran tak tentu arah di desanya.

Ntsente sendiri menceritakan sebuah kisah yang penuh dengan aroma mistik hingga menimbulkan tanda tanya yang lebih besar. Kisah "Kebangkitan" Ntsente menyebar seperti api yang membakar hutan ke seluruh Transkei hingga menarik khalayak ramai datang ke rumahnya.

Dari pagi buta hingga menjelang siang, ia terus mengulangi ceritanya bagaimana ia dipaksa bertahan hidup dengan meminum darah manusia, jagung dan buah beri liar selama ia tinggal di hutan. "Aku lelah menceritakan kisah yang sama terus menerus sepanjang hari." Katanya.

Ntsente dipercaya ditembak mati pada tahun 2001 ketika terjadi keributan yang melibatkan asosiasi taksi perbatasan.Ntsente mengatakan bahwa penembaknya berada di dalam taksi minibus putih dan ia mengaku bahwa ia menyaksikan semua kejadiannya. "Selama peristiwa tembak menembak, aku melihat diriku berdiri di sisi jalan yang lain menyaksikan seseorang yang menyerupaiku ditembak tepat di dahinya, lutut kanan, perut dan punggung."

Ntsente kemudian mengatakan bahwa "duplikat" nya yang terluka parah dibawa ke rumah sakit St. Barnabas di Libode. "Aku melihat orang ini sekarat dan mati. Mayatnya dibawa ke kamar mayat rumah sakit dimana ia diotopsi hingga dimasukkan ke lemari pendingin." Ntsente bahkan mengatakan bahwa ia turut menyaksikan prosesi pemakamannya.

Ntsente kemudian mengatakan bahwa pada hari "kematiannya", ia diculik oleh empat penyihir ke sebuah hutan yang gelap dimana ia bertemu dengan banyak orang lain yang juga diculik. "Kami hanya diberi minum darah dan makan Izinsipa (sejenis jagung) dan buah beri liar. Aku dibebaskan oleh para penyihir itu setelah mereka mengatakan bahwa aku terlalu kuat untuk dipengaruhi berbuat kejahatan." Cerita Ntsente.

Berita "kebangkitan" nya mulai terdengar pada 23 Maret ketika pamannya yang bernama Washington Qalingoma (59 tahun) dan Ibunya yang bernama Mabhikani Ntsente menemukannya sedang berkeliaran tak tentu arah di jalan Ngqeleni dan membawanya pulang.

Qalingoma mengatakan bahwa ia percaya Ntsente memang telah diculik. Namun ia tidak dapat menjelaskan siapa yang telah dikubur delapan tahun sebelumnya. "Semuanya terserah keluarga ayahnya untuk memutuskan apakah akan membongkar kuburannya untuk melihat isi peti matinya." Kata Qalingoma. Mabhikani mengatakan bahwa ia hanya tertarik untuk merawat anaknya yang baru kembali. "Aku bahagia karena mendapatkan anakku kembali setelah aku menguburkan jasadnya."

Pada hari berikutnya, pemilik taksi minibus lokal mengadakan pesta di markas taksi Hluleka untuk merayakan kembalinya Ntsente dari kematian.Teman lamanya, Duma Ndzendze mengatakan bahwa karyawan-karyawan di industri taksi lokal masih merayakan. "Kami akan mendukung dia hingga ia mengalami pemulihan total. Saat ini pikirannya masih belum stabil."

Sihir merupakan sebuah praktek yang umum di Afrika. Pada tahun 2008, lebih dari 300 orang yang disangka penyihir dibakar oleh massa di Kenya. Hal ini mungkin diakibatkan banyaknya laporan kasus penculikan yang disangka dilakukan oleh para penyihir. Namun kebanyakan korban penculikan adalah anak-anak yang dikorbankan untuk ritual mistik. Mengenai kasus Ntsente, Masyarakat segera meminta pemerintah lokal untuk menyelidiki peristiwa ini.

Sabtu, 28 Januari 2012

Bayi Paling Beruntung di Dunia




Sungguh beruntung bayi berusia dua tahun ini. Seorang ibu merelakan tangannya patah tulang demi menangkap si batita yang terjatuh dari lantai 10.

Wu Juping (31), seorang ibu yang memiliki bayi berusia tujuh bulan, melihat anak kecil tergantung di jendela sebuah apartemen. Berpikir cepat, ia melemparkan sepatu hak tinggi yang ia kenakan, berlari ke arah apartemen itu, berusaha menangkap si bayi yang hendak jatuh.

Ia pun dijuluki sebagai pahlawan oleh televisi nasional China, yang menampilkan gambar Wu sedang di rumah sakit. Rupanya, Wu mengalami patah tulang karena menangkap di bayi jatuh yang disebut ‘Niu Niu’ oleh media Jepang.

Niu Niu juga mengalami luka parah dengan pendarahan dalam yang membuat kondisinya masih kritis. Saat kejadian, Niu Niu ditinggal sendirian oleh ibunya di lantai 10 apartemen yang mereka huni. Niu Niu mendarat di tangan Wu dan terlempar ke rumput.

Sementara Wu langsung pingsan karena kekuatan hantaman tubuh bayi yang ia selamtkan. direktur rumah sakit di Kota Fuyang tempat Wu dirawat, Jin Dengfeng, memberinya perawatan gratis setelah tahu tindakan perempuan itu.

“Ia rela mempertaruhkan nyawanya dengan menangkap si bayi. Ia bisa saja tewas atau lumpuh seumur hidup jika tubuh anak itu mengenai kepala atau punggungnya,” kata Jin.

Sedangkan Wu, mengaku tak menyesal telah menyelamatkan nyawa Niu Niu meski ia sementara ini terpaksa berhenti memberikan ASI kepada bayinya sendiri. “Saya berharap Niu Niu segera sembuh,” ujarnya lirih.

(Real Story)Polisi menindas masyarakat

Jadi gini ceritanya, ada pegawai percetakan tetangga ane merangkap juga sebagai tukang ojek buat nambah penghasil. Dia mau pergi ke Bandung naek motor sama adenya cewe gan. Ane kasih inisial S.


Nah pas mau pergi dia ada bawa dus kecil isinya makanan taronya di depan (motornya supra 125) tapi dusnya bener-bener ga ganggu stang. Temennya ada bilang "Awas lu ntar di Bandung di stopin polisi".
Nah si S bilang "Ah amsa bawa dus segini aja distopin".

Terus pas hari H dia pergi naek motor boncengan bedua, ternyata beneran pas di Bandung dia di stopin ama polishit.
Tuh polisi mereksa dusnya juga engga pokoknya lgs to the point :

P: "Ini dus mengganggu ini."
S: "Mengganggu apa? Tuh stang saya bisa belok kanan kiri."

Pokoknya si polisi tetep kekeuh bilang itu dus ganggu.
Terus polishit bilang gini

P: "Sini 150rb."
S: "Saya duit dari mana pak 150rb? Di Jakarta aja saya cuma jadi tukang ojek."

Nah adenya si S ini udah mulai nangis gan gara-gara takut. Sebenernya si S ada uang 150rb tapi dia ga mau bayar ama poilishit kaya gitu.
Si Polishit tetep minta tetep maksa, akhirnya si S terpaksa harus SUJUD di depan POLISHIT ampe diliatin orang-orang.


Untung aja ada tentara yg lewat. Percakapannya kaya gini:

T: "Ada apa ini?"
S: "Ini, masa dus segede ini dibilang mengganggu? Stang saya juga bisa belok-belok, kecuali dus gede baru boleh nilang. Saya juga disuruh bayar 150rb. Duit dari mana saya duit segitu?"
T: "Ya udah, ya udah ini uang 150rb."

Eh si polishit malu kali ya duitnya ga diterima
Terus polishit respon gini:

P: "Ya udah kamu jalan aja, lain kali jangan diulang ya."
S: "...... (Sambil buang makanannya ke jalan.)"
T: "Kok dibuang?"
S: "Daripada saya tar kena kaya gini lagi tar di depan. Ini untung ada bapak nolongin saya terima kasih, siapa nanti yg nolongin kalo begini lagi?"
Nah kira-kira begitu cerita yg ane tangkep dari nyokap.
Sorry no pict tapi ane berani jamin ini real story. S juga ane sering ketemu.







sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12793233

Selasa, 15 November 2011

Henry Ford, Anak Nakal Tapi Patuh Pada Orang Tua

Nama Henry Ford (1863 – 1947) lebih kita kenal sebagai pendiri pabrik otomotif raksasa FORD. Ya, dia lah yang mengenalkan mobil "Model T" dan menjadi termasyur di dunia.

Penggunaan mesin mobil seperti yang sekarang dipakai, hanya dimungkinkan karena penemuan sang bapak Ford tersebut. Mungkin, tanpa penemuan Henry Ford, harga mobil masih mahal dan belum bisa menembus pasar menengah ke bawah.

Henry Ford, anak dari pasangan William Ford dan Mary Litogot memiliki darah Belanda yang kental. Keingintahuannya terhadap ilmu permesinan sudah muncul sejak di bangku sekolah dasar. Ia pernah melakukan penelitan serupa seperti yang James Watt lakukan (James Watt dikenal sebagai penemu mesin uap).

 

Foto: tocmp.com
Suatu siang, ia nekat mengambil teko berbahan tembikar tebal, lalu diisi air. Pada mulut teko, disumbat dan tutupnya diikat erat-erat. Ia ingin tahu, apa yang terjadi kalau uap hasil rebusan air mendapat tahanan. Teko tersebut kemudian dimasukkan ke dalam perapian di ruang makan. Ia duduk dekatnya sambil menunggu.

Tiba-tiba "BUM!!!" teko meledak. Ruang makan berserakan. Sekeping pecahan memecahkan jendela kaca, memecahkan cermin, serta menancap di muka si kecil Henry. Luka ini pada akhirnya nanti selalu mengingatkan pada percobaan ini. Dan, Henry selalu mengenangnya sebagai "Pak Uap".

Kenakalan masa kecil terus terjadi. Pernah seorang petani masuk ke kelas tempat Henry belajar karena ada anak yang membendung sungai di dekat rumahnya, sehingga air sungai meluap masuk gudang bawah tanah petani tersebut. Pak guru yang mengetahui si pembuat onar, langsung bertanya padanya, "Bagaimana ini, Henry?"

"Waaaah, bagaimana, ya?" Jawab Herny kebingungan. "Saya tidak menduga air tersebut meluap dan merusak rumah pak tani. Tujuan kami ingin mendapatkan air yang cukup supaya bisa menjalankan kincir air. Kincir tersebut kami buat dari bekas penggaruk gilingan kopi. Bapak guru mestinya melihat betapa bagusnya kincir tersebut bekerja." Meskiupun bersalah dan mendapat hukuman, Henry tetap antusias mengumumkan penemuannya pada pak guru.

Bosan dengan mesin uap dan kincir air, Henry melirik pada kenakalan berikutnya. Pada suatu hari di sekolahnya, ia bersama teman sebangkunya John Haggerty iseng membongkar arloji. Pak guru yang mengetahui ini langsung menyuruhnya menyusun kembali mesin arloji tersebut sebagai hukuman. Dengan cepat, hanya dalam waktu 10 menit Henry menyusun mesin arloji tadi seperti sediakala.

Karena kepiawaiannya, ia pun mendapat banyak pesanan membetulkan arloji rusak dari orang-orang di desanya. Pekerjaannya sebagai "tukang servis jam" ini pula yang membantunya bertahan saat merantau di Detroit. Henry muda bekerja di pabrik mesin uap dengan gaji US $ 2,50 seminggu. Padahal untuk sewa kamar dan makan habis US $ 3,50. Untung ia bisa bekerja sampingan sebagai "tukang servis jam" jadi bisa tetap bertahan hidup.


Patuh Pada Orang Tua

Kepandaian Henry menyebabkan atasan di tempat kerjanya senang. Ia segera mendapat promosi kenaikan pangkat. Sayangnya, di saat bersamaan ia mendapat surat dari rumah memintanya pulang karena ayahnya sakit keras. Ia pun meninggalkan karirnya, langsung pulang dan kembali menjadi petani.

Keputusan Henry untuk patuh pada orang tuanya berbuah manis. Justru, selama di rumah ia akhirnya menghasilkan penemuan baru yaitu "Lokomotif pertanian". Dengan alat ini, penggunaan hewan ternak untuk membajak sawah bisa digantikan, dan waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat.

Foto : edwardnjackson.com


Kalimat Bijak Henry Ford

Ada beberapa kata-kata bijak yang bisa jadi inspirasi kita:

1. Siapapun yang berhenti belajar akan cepat menjadi tua, meskipun ia baru berumur 20-an. Tapi orang yang suka belajar akan tetap muda. Hal terbesar dalam hidup ini adalah memelihara pikiran kita tetap muda.

2. Datang bersama adalah awal; tetap bersama adalah kemajuan; bekerja bersama adalah menuju sukses.

3. Antusiasme adalah ragi yang membuat harapan Anda bersinar ke bintang. Antusiasme adalah binar di mata Anda, ayunan gaya berjalan Anda. Pegangan tangan Anda, gelombang tak tertahankan kehendak dan energi untuk melaksanakan ide-ide Anda.

4. Bahkan sebuah kesalahan bisa berubah menjadi satu hal yang sangat berguna untuk kemajuan.

5. Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi, namun kali ini kita bisa lebih cerdas.


Sumber: Buku "Anak Miskin Yang Jadi Masyhur" - Sarah K. Bolton