Kamis, 02 Agustus 2012

Tips menghilangkan jerawat ala Korea

Orang Korea memang beruntung karena memiliki jenis kulit lilin seperti kulit orang Cina dan Jepang yang diidam-idamkan semua orang Asia. Tapi ternyata nggak semua orang Korea memiliki kulit mulus, licin, dan mengkilap bak satin lho. Banyak juga dari mereka yang berjerawat dan memiliki masalah kulit lainnya. Dari berbagai blog yang gue baca, gue akhirnya bisa menyimpulkan gimana cara mereka untuk mengatasi jerawat yang membandel di muka mereka memakai cara alami. Gue sendiri memiliki kulit muka yang sensitif dan gampang jerawatan kalau terkena faktor-faktor yang memicunya. Tapi setelah mencoba berbagai tips itu, gue merasakan perubahannya, sekarang kulit gue lembut dan bebas dari jerawat. Gue bagiin ya tipsnya, semoga tips mengatasi jerawat ala orang Korea ini berguna buat semuanya.amin

tips menghilangkan jerawat ala Korea


Fact
Semua orang pasti tahu dong, apa saja penyebab jerawat itu. Banyak sekali istilah medis untuk menyebut berbagai faktor itu, tapi di sini gue share beberapa aja yang paling dominan.

- Keturunan / genetis.
Ternyata faktor ini adalah faktor paling besar yang memungkinkan seseorang bisa jerawatan. Anak dari orangtua yang memiliki masalah kulit umumnya akan mewarisi masalah kulit itu. Jadi, ketika mendadak aja muka kita jerawatan, sebelum menyalahkan make up dan segala macem yang kita curigain, ada baiknya kita tanya ke orangtua kita gimana sejarah kulit mereka dan perkiraan di usia berapa mereka nggak mengalami jerawat lagi. Itu akan membantu kita memprediksi kapan jerawat kita akan benar-benar berhenti meskipun nggak 100 % persis sama dan akurat.
- Hormon
Hormon dalam usia tertentu memang memicu kelenjar minyak yang membuat kulit kita jerawatan. Biasanya hormon ini "menjadi" di usia 15 tahun - 21 tahun. Dalam masa-masa itu, orang yang tidak memiliki orangtua dengan riwayat hidup jerawatan pun bisa muncul jerawat. Tapi biasanya jerawat akan berangsur pulih setelah melewati umur tertentu (biasanya 22 tahun).
- Males cuci muka
Males cuci muka lebih dari 16 jam bisa membuat kotoran mengganjal pori-pori kita. Terutama buat orang yang memiliki pori-pori besar dan jenis kulit berminyak.
- Iritasi
Jangan biasakan mencuci muka dengan sabun yang mengandung scrub dan menggosoknya terlalu keras. Iritasi bisa menjadi faktor besar bagi kemunculan jerawat. Kulit yang meradang membuat ketahanan permukaan kulit berkurang hingga 70% dan membuat kulit mudah muncul jerawat. Kita juga harus jeli memilih sabun scrub yang bagus. Scrub yang bagus tidak terlalu pipih dan biasanya berbentuk agak bulat sehingga tidak melukai wajah. 
- Make up 
Make up memang membuat kita cantik, tapi ada kalanya jika spons bedak, pemulas pipi, dan foundation kita nggak bersih itu akan merangsang kemunculan jerawat. Foundation yang baik dipakai sehari-hari itu nggak terlalu padat bahkan cenderung cair, karena kandungannya yang lebih ringan dari foundation padat. Gue sendiri selalu nggak cocok pakai foundation, kecuali yang keluaran Oriflame. Entah itu karena memang kandungannya yang ringan atau guenya aja yang cocok. Tapi patut dicoba juga. Harganya 90 ribu kalau nggak salah. Dan untuk blush on, untuk yang berjerawat di pipi sebaiknya jangan sekali-kali pakai blush on. Apalagi kuas pemulas blush on yang murahan dan kurang bagus. Kuas yang terasa kasar di pipi akan membuat pori-pori kita gatal dan memicu munculnya jerawat. Percaya deh, kalau udah meradang, yang nyesel dan minder diri sendiri. 
- Pori-pori terbuka karena air panas
Kenapa air panas? Ya, nyatanya selama ini air panas itu bisa memicu munculnya jerawat. Kenapa? Hah, kok bisa? Padahal kan air panas gunanya membuka pori-pori... Ya, air panas memang bisa membuka pori-pori, tapi kalau setelah membasuh wajah kita dengan air panas kita tidak mengakhirinya dengan membasuh wajah kita dengan air dingin, pori-pori kita akan terbuka dalam waktu yang lama dan memicu masuknya kotoran. Apalagi kita membasuh wajah yang berjerawat itu bukan dengan air panas bersih melainkan air panas shower yang kemungkinan mengandung besi dan kaporit! Jangan deh coba-coba... 
- Gosok wajah dengan handuk
Jangan berani-berani mengeringkan wajah kita dengan handuk jika sedang terdapat jerawat di sana. Handuk mengandung bakteri yang kurang-lebih sama dengan lapisan jendela rumah kita. Bahan handuk memudahkan debu menempel di sana. Apalagi jika kita jarang mencuci handuk tersebut. Kelembapan tinggi yang ada di permukaan handuk adalah rumah yang sempurna untuk bakteri. Sebisa mungkin sehabis cuci muka biarkan wajah kita yang basah kering dengan alami. Kandungan mineral dalam air membantu melembapkan wajah kita dan menekan kandungan minyak jahat yang bisa memicu jerawat.
-Sarung bantal yang jarang diganti
Nah, ini dia yang bahaya. Bantal hanya kita pakai ketika tidur, tapi lebih dari itu? Itu adalah tempat tinggal debu yang berterbangan di kamar kita. Kalau kita menempelkan pipi kita di sana, bisa tebak sendiri yang bakal terjadi. Debu dan bakteri dengan cepat berpindah ke wajah kita dan membuat muka kita jerawatan.
- Rambut yang kotor
Rambut ibaratnya sarang laba-laba untuk menangkap nyamuk dan lalat. Kita beraktivitas seharian dengan rambut di kepala kita yang pori-porinya terus mengeluarkan minyak yang membuat permukaannya lengket. Dengan kata lain semua kotoran yang kita lewati seharian menempel juga dirambut. Polusi, debu, bakteri, semua itu menempel di rambut kita. Satu hari aja kita sudah menampung bermacam jenis kotoran di rambut kita, lalu ketika tidur tanpa kita sadari rambut kita menempel pada wajah kita. Bisa dibayangkan dong orang yang keramasnya tiga atau empat hari sekali? Seperti apa kotoran yang kemungkinan menempel pada wajahnya? Hiii... belum lagi yang bepergian naik motor dan angkot....
- Obat pengelupasan dan pemutih
Yang punya kulit berjerawat, konsultasi dulu deh sama dokternya kalau mau mengambil proses pengobatan dan perawatan dengan cara ini. Jangan asal beli obat paketan yang dijual di salon atau produk yang mengatas namakan Cina dsb. Kalau kita nggak percaya-percaya amat dan nggak jelas obat itu produksi mana, jangan sampe tertarik untuk coba. Intinya, jangan pengen muka putih kalau nyatanya ada kandungan-kandungan mengerikan di dalam obatnya. Memang, sebagian obat seperti itu memberikan efek yang cepat, tapi setelah kita berhenti biasanya kulit akan balik seperti dulu. Bahkan lebih jelek. Nggak jarang juga jerawat di wajah kita malah bertambah parah. Dan parahnya lagi, karena wajah terbiasa pakai obat "keras" pas kita berobat ke dokter yang benar, hasilnya ga ngefek sama sekali karena muka kita menolak cara yang lebih ringan dan aman. Kalau udah begitu, tinggal tunggu aja kulit muka kita mengeluarkan bintik kecil-kecil yang kena sedikit aja faktor pemicu jerawat akan menjadi jerawat nanah yang parah.
- Makanan yang berlemak tinggi (bakso, nasi padang, sate, steak, cokelat, kacang, telur, dan susu full cream)
Umumnya kita nggak sadar bahwa kita alergi terhadap jenis makanan tertentu. Kacang adalah makanan yang paling banyak menjadi pemicu jerawat karena sebagian besar orang tidak menyadari bahwa kita memiliki alergi terhadap kacang. Makanan berlemak sendiri mengandung minyak tinggi yang bisa membuat muka kita bekerja ekstra untuk menghasilkan minyak. Minyak yang bertemu dengan kotoran dan make up murahan yang tidak steril akan cukup untuk membuat wajah kita sekasar bulan.
- Obat diet
Kebanyakan obat diet membuat kita terus menerus kencing atau berkeringat. Dan jika kita tidak minum banyak air putih tubuh kita langsung dehidrasi. Dehidrasi akan membuat kulit menjadi kering dan kusam. Kulit kering bisa memunculkan iritasi yang kemudian berakhir dengan munculnya jerawat-jerawat di wajah kita. Dan camkan, jerawat yang muncul pada kulit kering 80 % akan lebih sulit hilang dan membekas daripada yang muncul di wajah berminyak.
Nah, setelah kita tahu beberapa faktor yang memicu peradangan jerawat di wajah kita, gue akan memberi masukan untuk mengatasi tragedi yang mungkin sudah terjadi di wajah kalian.
1. Orang-orang Korea lebih diuntungkan sama suhu dingin di negara mereka yang membuat pori-pori wajah mereka selalu tertutup dan mengurangi peradangan jika mereka berjerawat. Tapi kita, dengan iklim tropis yang udaranya selalu hangat dan panas, harus pintar menyiasati kecurangan iklim itu. Orang Korea sering menggunakan salju bersih dari pegunungan untuk mengompres wajah mereka yang berjerawat agar pori-porinya selalu tertutup dan wajah terasa kencang dan segar. Kita pun bisa kok dan nggak usah muluk-muluk mencari salju ke negeri mereka. Caranya adalah beli air oksigen yang dijual di supermarket kemudian bekukan di cetakan es. Sebelum tidur oleskan es itu ke wajah kita sebanyak 5 putaran. Lebih bagus kalau diteteskan 3 tetes air lemon sebelum dibekukan jadi es. Itu akan mengurangi minyak di wajah kita dan mengempeskan jerawat jika dipakai 3 hari berturut-turut. 
2. Pakai beras untuk scrub wajah. Caranya, rendam beras dalam mangkuk. Air cucian beras yang pertama jangan sampai dibuang, pisahkan di gelas. Gunakan beras yang sudah dicuci bersama sabun wajah, lalu cuci dengan air seperti biasa. Setelah itu, kucurkan air cucian beras yang tadi di wajah dan jangan dilap. Biarkan air beras itu meresap dan kering dengan sendirinya. Gunakan seminggu 3 kali.
3. Sauna. Orang Korea percaya sauna bisa membuka pori-pori untuk mengeluarkan kotoran di seluruh tubuh dan wajah. Karena di Indonesia sauna belum terlalu umum dan dipunyai semua orang, cara yang gampang adalah uap wajah. Rebus air hingga mendidih, setelah itu pindahkan air ke baskom dan dekatkan wajah kita ke atas kepulan uap di atas baskom itu. Rileks, tutup mata dan biarkan muka kita basah kuyup.  Muka akan terasa sangat segar dan ringan. Setelah wajah dingin, basuh wajah dengan air dingin.
4. Untuk masker wajah, orang Korea memiliki ramuan tradisional sendiri. Kita juga memiliki masker wajah yang sangat berkhasiat. Namanya Saripoehatjie. Beli di pasar tradisional, harganya antara 1500-3000 per bungkus. Pakai SETIAP MALAM sebelum tidur. Caranya: campur dua butir Saripoehatjie dengan air mawar atau air putih ke telapak tangan. Hancurkan. Lalu oleskan ke wajah yang sudah dicuci dengan sabun muka. Ratakan. Untuk yang jerawatnya parah, biarkan sampai pagi, untuk yang tidak terlalu parah 1 jam juga cukup. Rasakan khasiatnya 1 bulan. Gue sendiri udah berobat ke RH Clinic, Mira Beauty, LBC tapi anehnya sembuhnya sama masker murah meriah ini lho... (tapi nggak tahu gue yang nggak kuat sama bahan-bahannya dan lebih cocok sama tradisional apa gmn).
5. Cuci muka pakai sabun yang terbuat dari buah-buahan alami. Pepaya sangat bagus buat wajah. Banyak sabun yang terbuat dari pepaya, bisa cari di supermarket. Kandungannya nggak macam-macam, jadi bisa untuk wajah. Harganya sekitar 6000. Gue sendiri dulu pakai itu, tapi karena nyokap perawatan ke RH Clinic, gue pake sabun RH untuk kulit sensitif. Tapi rasanya sama aja. Yang penting, jangan pakai sabun dengan scrub yang kasar ke wajah dan bikin pedih setelah cuci muka. Udah gitu, jangan dikeringin pakai handuk. Kalau pengen banget kering, boleh pakai tisu, tapi jangan sering-sering. Biarin aja muka kita kering dengan sendirinya.
6. Orang Korea dan Thailand percaya dengan khasiat buah-buahan seperti pepaya, pisang, dan timun untuk wajah. Jadi kalau cari pembersih dalam bentuk toner usahakan 3 buah itu. Toner lemon tidak selalu cocok untuk semua jenis kulit. Rekomendasi gue buat toner adalah LDR. Warnanya oranye, botolnya gemuk gitu. Harganya sekarang sekitar 70 ribu per botol, cari aja di tempat obat atau toko kosmetik impor biasanya ada. Itu manjur bangetttt! Biasanya abis cuci muka gue bersihin muka gue pake kapas + toner lagi biar muka gue bersih banget, udah gitu baru deh dipulas sama Saripohatjie dan dibiarkan sampai pagi.
7. Hancurkan timun dan masukan ke kulkas 10 menitan. Orang Korea selalu pakai masker timun setelah atau sebelum memakai make up. Mereka percaya kandungan dalam timun akan mencegah jerawat dan mengencangkan wajah mereka.
8. Teh hijau sangat bagus untuk tubuh kita. Ampas teh hijau juga bisa untuk menghilangkan komedo dan flek hitam di wajah. Untuk jerawat, teh hijau juga sangat ampuh asalkan masih basah. Ampas teh hijau yang udah dipakai, tempelin ke wajah yang berjerawat terus tekan-tekan sampai terserap wajah, biarkan 15 menit. Pakai seminggu 2 kali.
DONT'S
1. Jangan makan telur terutama kuningnya ketika kamu berjerawat. Pantangan makanan lain yang penting adalah kacang-kacangan, cokelat dengan susu tinggi, bakso, masakan padang, kari pedas, gulai, dan sate.
2. Jangan cuci muka pakai air yang bersuhu cenderung panas.
3. Jangan mengeringkan wajah dengan handuk.
4. Jangan bergadang.
5. Jangan memakai scrub wajah yang kasar.
6. Jangan minum Coke. Sprite dan Fanta boleh. Tapi Coca Cola berhenti dulu.
7. Jangan minum obat diet yang membuat kulit kering.
8. Jangan tidur dengan posisi menyamping yang membuat wajah menyentuh bantal.
9. Wajah jangan sampai kena boneka.
10. Jangan terlalu sering kena sinar matahari langsung.
11. Jangan pakai conditioner karena membuat kotoran lebih mudah menempel. Kalau terpaksa amat, pakai hanya diujung-ujung rambut aja.
12. Jangan merokok. 

DO
1. Bando rambut sebelum tidur agar rambut tidak jatuh ke wajah.
2. Minum air putih 8 gelas sehari.
3. Ganti sarung bantal sesering mungkin
4. Cuci muka pakai air dingin.
5. Uap wajah setiap punya waktu.
6. Konsumsi buah-buahan pemulih kulit dengan vit c tinggi seperti jambu batu, strawberry, jeruk, kiwi, dan apel hijau. 
7. Konsumsi madu sebagai pengganti gula.
SARAN DARI PENGALAMAN PRIBADI
- Minum UC 1000 sehari satu botol (boleh vit c apa saja kalau terlalu asam).
- Minum jus apa saja satu gelas sehari (jangan pakai gula tapi pakai madu).
- Untuk bedak pakai Maybelinne (kandungannya ringan banget dan kalau gue sih cocok)
- Foundation Oriflame (gue cocok)
- Conclearer untuk menutup noda bekas jerawat Oriflame. Bagus dan ringan buat nutup noda.
- Masker Saripoehatjie.
- bawa botol air mineral dan minum setiap saat.


[sumber;thejunkle.blogspot.com]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar